Berani Lebih Eksplorasikan Diri |
Promosi bak talen mewakili produk. Plus kepiawaian mereka berbagi pengalaman baik resep, perjalanan bahkan hadiah hasil kompetisi.
Satu saat mereka tampil dengan kostum ibu-ibu namun di lain waktu dengan kostum abegeh unyu-unyu, atau hadir lengkap dengan pernak-pernik masak, di kesempatan lain liburan santai dengan pose pantai yang aduhai.
Masih tetap kece dan sopan, tentu saja!
Aku pikir mungkin mereka itu ikut pelatihan atau kursus modelling, tapi ternyata tidak. Rata-rata semua teman-teman yang notabene ibu rumah tangga, semuanya otodidak, belajar sendiri dengan modal #BeraniLebih eksplorasikan diri!
Lalu aku pikir, kenapa tidak #BeraniLebih eksplorasikan diri. Tentu saja maksudku bukan eksplor bodi!
Ternyata hal baru bukanlah sesuatu yang perlu ditakutkan! Namun harus ditaklukkan! Dengan mencoba berbagai hal baru kita semakin tahu kemampuan, bakat, minat dan potensi.
Memandang sesuatu selalu dari segi positif dan yang pasti tanpa bermaksud arogan kadang kala diakui sebagai sosok inspiratif. #Halah.
Maka, mulailah aku menumbuhkan kepercayaan diri dengan banyak bertanya sana dan sini.
Membaca literatur ringan tentang fotografi, artikel parenting, resep makanan, sampai-sampai cara menulispun semua aku pelajari. Biasanya semua yang berkaitan dengan kontes/kompetisi yang akan kuikuti.
Pelan-pelan kudapatkan kepercayaan diri dan semakin ekspresif seperti ini. Hihihi...
Secara tidak langsung aku juga menularkannya kepada anak dan suami. Meski sulit meyakinkan mereka bahwa mengikuti berbagai kompetisi dan kontes online itu adalah sesuatu yang mengasyikkan sekaligus menjanjikan.
Membaca literatur ringan tentang fotografi, artikel parenting, resep makanan, sampai-sampai cara menulispun semua aku pelajari. Biasanya semua yang berkaitan dengan kontes/kompetisi yang akan kuikuti.
Pelan-pelan kudapatkan kepercayaan diri dan semakin ekspresif seperti ini. Hihihi...
Secara tidak langsung aku juga menularkannya kepada anak dan suami. Meski sulit meyakinkan mereka bahwa mengikuti berbagai kompetisi dan kontes online itu adalah sesuatu yang mengasyikkan sekaligus menjanjikan.
Uniknya, saat hadiah sampai di rumah, mereka berebut ingin pertama kali merobek pembungkusnya.
Merasakan dan menikmati momen kemenangan!
Jujur, awalnya aku susah mendapatkan hasil foto dan tulisan yang maksimal, bahkan sampai kini, aku masih terus belajar dan belajar. Kadang kala aku harus membaca syarat dan ketentuan berulangkali untuk mendapatkan pesan dan kesan yang ingin di sampaikan.
Namun, tak sedikit juga hasil foto dan tulisanku mendapat simpati juri dan memenangkan kompetisi.
Misalnya di sini dan di sana
Hal ini lagi-lagi semakin mendongkrak kepercayaan diri.
Kebiasaan #BeraniLebih eksplorasikan diri ini juga menambah kemampuanku untuk menemukan ide dan solusi. Aku jadi gemar mencoba, dan pengalaman baru adalah konsekuensinya.
Dengan berbagai pengalaman, otomatis, wawasan aku dapatkan, memberi sudut pandang baru dan menolongku memandang suatu permasalahan.
Dengan berbagai pengalaman, otomatis, wawasan aku dapatkan, memberi sudut pandang baru dan menolongku memandang suatu permasalahan.
iya mbak...semuanya otodidak dan pastinya dengan kemauan kita serta berani lebih kita akan bisa seperti mereka juga :)
BalasHapusInsya Allah,, Aamiin
BalasHapusNice ARTIKEL mbak...sukses mbak
BalasHapusTerima Kasih Hafif,, ~_*
BalasHapusLanjut eda...ayok selfi2
BalasHapusMengeksplorasi diri ternyata sangat penting ya mbak :D
BalasHapusSangat!
BalasHapusBuat mendongkrak kepercayaan diri.
Bak kata pepatah lancar jalan karena ditempuh, lancar kaji karena diulang.
Yay!
Bener juga kaak ros
BalasHapusBerekspresi terkadang bisa bikin mood jadi cerah ceria hihihi
Tiada hari tanpa ekspresi, yay!
Hapuswaah aku harus banyak belajar dari kak Ros (",)9
BalasHapusYuk sama-sama belajar.
HapusBener banget mbak. Dimana ada kemauan pasti ada jalan ya mbak :D
BalasHapusAku dulu paling gak bisa banget berani lebih. :D Sekarang mulai berubah. Harus berani!!
BalasHapusBener banget.
HapusKalau tidak sekarang, kapan lagi!
HORAS kak hihiihi. Aku juga suka bingung mau berpose, udahannya selalu dengan kaki yg sama. Kayaknya hrs mengenal bagian tubuh dengan baik dulu baru bisa explore gaya ini itu bak seorang model hahahhahahaha
BalasHapusYok-i,, gak pa-pa trial by error.
BalasHapusBahkan model kondang saja bisa gagal eksekusi pose sesuai ekspetasi pengarah gaya. So, we are not alone.
Keep trying and trying...
Suka tulisan mba ini. Keren
BalasHapusAku juga sering lho terinspirasi dari tulisan mbak.
HapusYuk, saling menginspirasi.
wah bunda suka ikut kompetisi photo dan nulis ya ? wah di grup kuis hunter byk loh bunda membagiikan informasi kuis photo (IG, Fesbuk, Twitter) hadiahnya aneka macam. jgn" bunda salah satu kuis hunter jg yaa? :D wih kerenn
BalasHapusBoleh dikatakan, partisipan laaa ;)
HapusWaw luar biasa barusan saya lihat postingannya mbak ros hebat banget boleh dong minta tips untuk menjadi penulis yang sukses kaya mbak ros ?
BalasHapusTerima kasih Akang, aku mah belum sukses #eh cuma modal berani lebih, nulisnya juga masih belajar kog :))
HapusKadang juga masih zonk kalau ikut lomba, banyak malah. Hahaha...
(Betul) Yang penting tidak explorasi bodi mbak...he...he..he...
BalasHapusKalau itu, tak bisa ditawar lagi, kakaaa... ;)
HapusKadang memang dengan berani lebih kita bisa dapet lebih. Lebih banyak ilmu, pengalaman dan cerita hihihi
BalasHapusPerlahan dan pasti mampu mendongkrak kepercayaan diri.
HapusSemangat!
kalau aku kayanya sudha terlalu sangat berani *ngelirik kumpulan foto narsis
BalasHapusYou are one of my inspirator, dear
Hapusasyikk nya bund,, jalan2 terus yah
BalasHapusAlhamdullillah :).
HapusMemang harus selalu dipacu yaaaa mbaaa... Semangaaat
BalasHapusBerebut merobek pembungkus hadiah itu keinget saya dan adek waktu kecil, samaaaa kebiasaannya hihihi.
BalasHapusSalam kenal Mba ^^
Salam kenal dari Borneo
Hapusaku juga suka belajar hal-hal baru mbak, rasanya tiap hari bersemangat kalau ada yang ingin dicapai
BalasHapusSetuju, mbak. Setiap hari bergairah kalau menjalani kehidupan dan karir yang kita suka.
HapusSuka banget quotenya, beran lebih ekspresikan diri, bukan body
BalasHapusTerimakasih, mbak
HapusQuote buat pelecut diri.
mba, kamu itu keren loh,,, bisa pede begitu duh luar biasa, aku belum bisa sepede mba anna
BalasHapusSeuanya tidak terjadi dalam semalam.
HapusPelan-pelan, saja. Kayak lirik lagu itu.
Percy diri itu penting, apalagi di isi cantik, biar tampah kece fotonya dan disebar ke sosmed ,hahaha
BalasHapusItulah kenapa eksplor diri itu penting ya, mbak.
HapusMembantu mendongkrak kepercayaan diri.
Kece banget sih mamak yang satu ini. Itulah manfaat positif thinking ya mba. Gosokan patah dan rusak macam tadi pun ttp harus postif aja. Insya allah akan digantikan yg lebih baik.
BalasHapusGosokan rusak itu sekarang jadi properti foto, mbak.
HapusMemang sudah lama purnawirawan dia. Hahaha.
Keren Mbak..thanks untuk pencerahannya..Kalau soal nulis, terus belajar sih..Tapi, soal gaya foto, makin jadi Emak kok ya makin nggak enak hasilnya..ternyata karena nggak pede yaak:D
BalasHapusAwalnya memang begitu. Tapi kudu coba terus dan terus...
Hapussaya masih malu malu hihihi posenya bisanya gitu2 aja kalau yang foto di medsos.
BalasHapus